Senin, 08 Agustus 2011
Saya akan menyampaikan pembahasan yang unik untuk kalangan kita para remaja. Dan seorang guru saya memberikan tugas untuk mencari informasi tentang ESD . Awalnya saya bingung walaupun ujung – ujungnya saya mengetahui kepanjangan dari hal tersebut. Setelah saya mencari informasi selanjutnya, mungkin saya bias mengerti sesuai dengan pemahaman saya.
ESD (Education Sustainable Development)
Judul yang diatas itulah kepanjangan dari ESD topic pembicaraan pada postingan ini, agar dapat dipahami :
Education merupakan pendidikan. Sustainable adalah berkelanjutan. Dan yang terakhir adalah Development merupakan pengembangan. Sehingga dapat kita simpulkan secara singkat pengertian dari ESD adalah Pendidikan Pengembangan Berkelanjutan.
Ide tentang EfSD yang mencetus pertama kali dincetuskan oleh Prof. Dr. Hans J. A. Van Ginkel, mantan rektor United Nations (UN) University dan Staf Ahli Sekjen UN.
Pendidikan (Formal,nonformal dan informal) dipilih karena merupakan instrument kuat yang efektif untuk melakukan komunikasi, memberikan informasi, penyadaran, pembelajaran, dan untuk menggerakkan bangsa – bangsa kearah kehidupan massa depan yang berkembang secara lebih berkelanjutan maka lahirlah Education Sustainable Development
EfSD lahir dilatarbelakangi kondisi dunia yang menghadapi persoalan makin kompleks dan mengarah pada situasi chaos. Hal ini terlihat dari makin meningkatnya pertumbuhan populasi dunia melebihi kapasitas produktivitas natural bumi. Semakin cepatnya perkembangan komunikasi dan transportasi, melahirkan sejumlah masalah besar dalam hal globalisasi, perdagangan, lingkungan, pembangunan, dan kemiskinan.
Secara total, manusia hidup dalam kondisi lingkungan yang tidak “seimbang”, yaitu lebih banyak memanfaatkan daripada memelihara lingkungan tersebut. Berarti manusia berada dalam kondisi yang unsustainable development. Jika hal ini terjadi terus menerus kan terjadi bencana besar bagi generasi pada masa yang akan datang. INI TIDAK BOLEH TERJADI !
Secara penjelasan yang lengkap ESD adalah sebuah proses belajar (atau pendekatan pengajaran) berdasarkan cita-cita dan prinsip-prinsip yang mendasari keberlanjutan untuk mendorong orang dalam mengembangkan sikap, keterampilan, dan pengetahuan sehingga dapat membuat keputusan dan untuk bertindak berdasarkan keputusan tersebut. Namun sebenarnya ESD merupakan pendidikan untuk mendukung pengembangan berkelanjutan berupa praktek. Pendidikan yang memberikan kesadaran dan kemampuan untuk semua orang pada generasi sekarang dan masa yang akan datang untuk berkontribusi lebih baik lagi dalam pengembangan berkelanjutan.
Konsep sustainable development adalah pola pemanfaatan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan tetap memelihara lingkungan, sehingga kebutuhan itu bukan hanya terpenuhi hari ini tetapi juga untuk generasi mendatang ”Sustainable development as development that meets the needs of the present without compromising the ability of future generations to meet their own needs”. Pembangunan/pengembangan berkelanjutan adalah pembangunan/pengembangan yang mampu memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.
Fungsi dan manfat ESD adalah terbangun komunitas bangsa yang mampu membangun, mengembangkan serta mengaplikasikan suatu kegiatan yang dapat mengarah dan mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelnjutan dengan memperdulikan ekosistem,
contohnya:
· Pengembangan kualitas SDM dan teknologi ramah lingkungan
· Pemeliharaan lingkungan dan keberagaman
· Keselarasan dan kelestarian budaya
· Keseimbangan produksi dan konsumsi
kedua, Mendidik manusia agar sadar tentang kesadaran sendiri yang harus dikontribusikan, menghormati hak orang lain serta alam yang mestinya harus dijaga dan mampu mewujudkan dengan tindakan yang nyata bukan sekedar omongan. Ketiga, Menumbuhkan suatu keinginan untuk berkomitmen dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik dengan dunia yang lebih nyaman dan aman untuk ditinggali serta baik untuk masa sekarang dan masa depan.
Ada beberapa metode yang dapat ditempuh dan dilaksanakan berkesinambungan dalam upaya penerapan konsep EfSD secara berulang-ulang yaitu melalui ceramah, diskusi, seminar, percontohan, keteladanan, spanduk, selebaran, brosur, dan iklan, termasuk yang ditayangkan di media televisi, dirilis di radio, dipasang di jalan-jalan, termasuk di internet seperti milis dan facebook.
EfSD menekankan pada 3 pilar yaitu ekonomi, ekologi atau lingkungan, dan sosial. Ketiga aspek tersebut saling beririsan, tidak terpisah-pisah. Contohnya kesehatan dan kesejahteraan masyarakat tergantung pada lingkungan yang bersih sebagai tempat untuk memenuhi kebutuhan mereka seperti mendapatkan makanan dan sumber daya, air bersih, dan udara bersih. Berkelanjutan berarti berpikir tentang masa mendatang, di mana lingkungan, masyarakat dan ekonomi.
Referensi :
Langganan:
Postingan (Atom)











